Sebut saja Menteri PU Djoko Kirmanto dan Menpora Roy Suryo. Namun dalam setahun ini, Esemka benar-benar tenggelam, siapa lagi konsumen yang sudah mendapatkan mobil tidak jelas. Dan tiba-tiba saja, pekan lalu, mobil ini dipamerkan di Parkir Timur Senayan. Terus kemana saja Esemka?
"Kami terus melakukan road show dan road test agar mobil Esemka benar-benar tahan," ujar Komunikasi Publik PT Solo Manufaktur Kreasi Budhi Martono kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini dirinya sudah mengetes mobil tersebut sejauh 70.000 km, dan sejauh ini belum ada masalah yang berarti.
Pengetesan ini dalam rangka pemberian garansi mesin seperti halnya produsen mobil biasa. SMK ingin memberikan garansi yang lebih jauh dibanding pabrikan biasa.
"Kami berani memberikan garansi selama 3 tahun atau 100.000 km, kalau pabrikan lain kan 50.000 km, angka itu cepat dicapai," ujarnya.
Mengenai pemesanan, di daerah mobil ini cukup diminati. Dan permintaannya pun aneh-aneh menurutnya.
"Bayangkan ada yang minta hanya sasis dan mesin saja, gak perlu bodinya, rupanya si konsumen itu mau membuat Esemka jadi pikap untuk mengangkut hasil perkebunan," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik