Konsep 'Car 2 Car communication' diketahui saat ini tengah dikembangkan di hampir semua merek internasional. Dan Honda tidak mau kalah.
Merek Jepang ini pun mengembangkan konsep teknologi Vehicle-to-Pedestrian (V2P) dan Vehicle-to-Motorcycle (V2M) yang merupakan pengembangan dari konsep teknologi vehicle-to-vehicle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada dasarnya, konsep teknologi Honda V2P dibangun dari teknologi Dedicated Short Range Communications (DSRC) yang dapat mendeteksi pejalan kaki yang menggunakan smartphone yang dilengkapi dengan fitur DSRC.
Menggabungkan data dari GPS di smartphone dan teknologi nirkabel antara telepon dan mobil, sistem ini dapat mendeteksi apakah seorang pejalan kaki beresiko tertabrak mobil atau tidak.
Posisi pejalan kaki, kecepatannya serta arah jalannya menjadi pertimbangan mobil untuk mempertimbangkan situasi.
Selain akan memperingatkan pengendara dan mobil lain, sistem ini juga akan memperingatkan si pejalan kaki dengan beberapa kode, termasuk ketika mereka sedang mendengarkan musik di ponsel mereka itu.
Teknologi ini sebenarnya sangat mirip dengan teknologi yang juga sedang dikembangkan oleh General Motors yang menggunakan sinyal smartphone untuk mengetahui posisi si pejalan kaki.
Teknologi ini dianggap penting karena di Amerika Serikat 13 persen dari 33.000 kematian lalu lintas disana melibatkan pejalan kaki.
Sementara konsep teknologi Honda V2M bekerja pada prinsip yang sama. Sepeda motor, seperti pejalan kaki, memiliki banyak kemungkinan tidak terlihat oleh pengendara mobil karena tersembunyi oleh objek yang lebih besar. Nah, teknologi ini bisa mencari si pengendara motor tersebut.
"Sementara ini, masih teknologi eksperimental," kata Jim Keller, chief engineer untuk Honda R&D America seperti detikOto kutip dari Car Advice.
"Ini memberikan indikasi kuat potensi masa depan untuk jenis penginderaan canggih terhadap tabrakan dan prediksi teknologi Honda sedang mengembangkan untuk mengurangi potensi untuk kecelakaan yang serius, cedera dan bahkan kematian," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik