Lalu bagaimana dengan Lamborghini di Indonesia?
"Dengan naiknya pajak, saya rasa ini hanya masalah sesaat, dan ini akan menjadi normal kembali. Karena konsumen kami sudah paham harus membayar pajak, dan mereka akan membelinya," ujar Head of Operations, South East Asia and Pasific, Sebastien Hendry, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebijakan pemerintah kita tidak bisa melakukan apa-apa, selain menunggu (menjalankannya) namun untuk menentukan dampaknya kemungkinan baru bulan depan bisa kami diberitahu, saat ini belum terlihat," timpal Chief Executive Officer PT Artha Auto, Johnson Yaptonaga.
"Indonesia memiliki market yang besar dan akan tetap menjadi market yang besar untuk kami," tutup Sebastien Hendry.
(lth/ady)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat