"Saya harap bisa melakukan upgrade mesin setidaknya satu kali dengan mobil ini," ujar Chief Engineer 86 Tetsuya Tada dalam wawancara dengan majalah Drive Australia seperti dikutip dari Leftlanenews.
"Kami sudah mencoba semua kemungkinan. Dan ada beberapa prototipe di Toyota proving ground saat ini. Satu mobil dengan turbocharger, satu dengan displacement yang lebih besar dan yang terakhir dengan menggunakan sistem hybrid. Semua kemungkinan tengah dipertimbangkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika Toyota memutuskan untuk menempelkan teknologi hybrid, disinyalir Toyota 86 akan menggendong mesin bensin yang dikawinkan dengan motor listrik yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan Prius.
Hal ini demi mempertahankan bobot mobil yang ringan dan membuat harga tetap terjangkau.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas