Nissan sudah meneken kerja sama dengan Metropolitan Electricity Authority di Bangkok untuk menyediakan infrastruktur mobil listrik seperti pengisian baterai dan lainnya.
"Kami telah memulai dengan mempersiapkan infrastruktur untuk memastikan teknologi mobil listrik Nissan akan merespons keinginan konsumen dengan positif," ujar Presiden Nissan Motor Thailand Takayuki Kimura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika suhu terlalu panas, membutuhkan AC yang cukup banyak. Dan akibatnya beban motor listrik menjadi berat.
Belum lagi terbatasnya ketersediaan infrastruktur tempat pengisian mobil listrik di Bangkok menambah beban Nissan Leaf.
Konsultan mobil listrik Paul Blokland dari Segment Y yang berbasis di Bangkok mengatakan Bangkok adalah momok untuk mobil listrik akibat suhu panas dan setiap saat cuaca berubah dingin dan turun hujan.
Belum ditambah jauhnya perjalanan yang biasa dilakukan masyarakat Bangkok. "Faktor-faktor ini bukan faktor yang ideal buat mobil listrik," ujarnya.
Saat ini hanya 4 mobil listrik tersebut yang berhasil terjual di Thailand sejak mobil ini diperkenalkan. Mobil listrik di Bangkok kurang populer ketimbang mobil hybrid.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih