Mobil itu diproduksi di pabrik Toyota di Karawang, Jawa Barat. Untuk tahap awal, kendaraan tersebut untuk memenuhi kebutuhan armada taksi di Indonesia.
Kendaraan sedan BBG tersebut di bawah pengawasan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang akan mulai diproduksi dalam beberapa bulan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Irwan mobil gas itu tinggal menunggu kesiapan perusahaan taksi di Indonesia. Irwan menjelaskan sudah ada beberapa perusahaan taksi yang berminat dengan armada taksi BBG.
"Untuk sementara ini ada perusahaan taksi yang berminat," ucapnya.
Saat ini, Toyota menunggu kesiapan stasiun pengisian gas di Indonesia. Jika SPBG siap, maka kendaraan BBG lansiran Toyota tersebut siap diperbanyak.
Irwan menuturkan, produksi kendaraan taksi BBG tidak akan berjalan mulus jika tidak ada dukungan dari pemerintah dan pihak swasta untuk memperbanyak stasiun pengisian gas.
Saat ini, jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas memang masih minim. Ada sekitar 33 SPBG di Indonesia.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun