Beberapa waktu lalu BMW memperkenalkan mobil ini dalam sebuah event di 3 kota besar di duna secara sekaligus yakni di New York, London dan Beijing.
i3 akan membuka pintu bagi kelahiran mobil listrik lainnya. Setelah i3 BMW juga akan memperkenalkan mobil sport i8 dalam waktu dekat, dan mobil seri i lainnya akan segera menyusul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. i3 arah terbaru BMW
|
Suasana peluncuran
|
"Industri mobil telah menunggu lebih dari satu abad untuk berevolusi," tegas CEO BMW Norbert Reithofer, saat memperkenalkan i3.
Menggunakan konsep mobilitas masa depan yang bakal diterapkan di kota-kota besar, mobil ini menggabungkan teknisi terbaik, para desainer, para ilmuwan untuk mengembangkan dan menerapkan materi baru sebagai langkah dari sebuah revolusi industri otomotif.
Setelah konseptualisasi berubah ke arah mobilitas elektrifikasi, BMW meluncurkan sejumlah uji coba dengan melahirkan MINI E dan BMW ActiveE (berbasis seri-1) yang berfokus pada penggunaan baterai. Dan kali ini penyempurnaan terdapat pada BMW i3.
2. Mewakili kelas premium
|
|
Dan i3 pun menunjukan bahwa city car ini merupakan sesuatu yang mewah dan siap memanjakan konsumen mereka. Dengan interior yang tetap sederhana dan ringan.
3. Powertrain i3
|
|
Di mana kendaraan listrik ini telah mengintegrasikan sebuah subframe aluminium yang mampu memiliki tenaga besar dengan mampu mencapai 170 tenaga kuda dan memiliki torsi motor sinkron listrik hingga 184 lb-ft yang mengirimkan tenaga kepada roda belakang.
Namun yang menarik ialah BMW telah berupaya untuk memaksimalkan berat hingga 450 lbs, dan memastikan kapasitas baterai 22 kWh lithium ion BMW i3 bisa berlari hingga 130 km hingga 160 km. Bahkan i3 hanya memiliki transmisi single speed untuk bisa menggerakan tenaga.
4. Jarak tempuh lebih jauh
|
|
Selain motor listrik mobil juga dilengkapi dengan
Sebuah mesin gas dua silinder dengan mampu menghasilkan 34 tenaga kuda juga disediakan untuk bisa berperan sebagai generator untuk menjaga baterai agar tetap terisi.
Tidak seperti hybrid atau seperti Chevrolet Volt, dimana motor(mesin) gas mereka tidak dapat memberikan kekuatan langsung ke roda, sedangkan BMW i3 sanggup melakukannya.
Sehingga baterai dan mesin gas BMW i3 mampu berlari hingga 300 km jika keduanya tengah memiliki tenaga full.
DI Jerman mobil i3 standar dijual seharga 34.950 euro. Namun untuk tambahan Range Extender konsumen harus mengeluarkan kocek sebesar 39.450 euro.
5. Dimana bajanya?
|
|
Berikut beberapa bahan material ringan menarik dari BMW i3.
a. Serat karbon
b. Aluminium
c. Termoplastik yang dibuat dari proses injeksi. i3 hampir terlihat seperti mobil yang bebas korosi. Hal ini sebagai akibat penggunaan panel bodi yang terbuat dari plastik anti karat. Selain mengurangi bobot juga membuat mobil terlihat awet.
d. Bahan daur ulang.
BMW bertaruh dengan banyaknya bahan daur ulang di i3. Hampir semua bahan material dipilih dengan cermat untuk mengurangi dampak yang buruk terhadap lingkungan.
e. Pelapis jok
Tergantung dari tipenya, mobil akan tersedia dalam 3 pilihan upholstery. Pertama kain yang dibuat dari botol plastik, wol atau kulit atau kulit sepenuhnya.
Fitur-fitur ringan ini membuat mobil hanya memiliki bobot sebesar 1.195 kilogram. Paling kecil di kelasnya namun cukup untuk 4 penumpang.
6. Interior
|
|
Bagian interiornya sangat futuristik. Nuansa biru tersemat di lingkar kemudi sebagai tanda mobil ramah lingkungan. Bentuk kemudi memang biasa-biasa saja, namun ketika melongok ke dashboard terasa sekali jika mobil satu sebagai mobil berkelas.
Desain dashboard BMW i3 yang patah-patah mencoba bermain dengan warna-warna cerah dan gelap. Di tengah dashboard tersemat layar sentuh yang tersedia layanan koneksi internet, navigation dan fitur entertainment.
BMW menggusur desain panel instrumen yang terlalu berlebihan di belakang kemudi dan menyematkan layar kecil untuk informasi kapasitas baterai mobil. Bagian belakang tersedia kargo untuk meletakkan barang bawaan. Kapasitas barang lebih luas ketika kedua kursi belakang bisa dilipat ke depan.
Jadi jelas sekali kalau BMW i3 sebagai mobil listrik yang fungsional untuk kaum urban yang suka pelesiran bersama keluarga tercinta.
7. Terinspirasi dari masa lalu
|
BMW E1
|
Banyak yang menilai BMW i3 dan BMW E1 memiliki kemiripan. Bahkan banyak yang mengatakan BMW i3 merupakan penyempurnaan akan BMW E1.
Kemiripan dengan i3 melampaui dari hanya konsep emisi rendah otomotif perkotaan:
a. Keduanya memiliki tubuh yang sama-sama gemuk, dengan perbedaan BMW i3 saat ini lebih banyak mengadopsi alumunium dan plastik untuk menghemat berat tubuh.
b. Kedua mesin mereka sama-sama dipasang di bagian belakang, dan seperti BMW lainnya BMW i3 dan BMW E1 mengadopsi rear-wheel-drive.
c. BMW i3 dan E1 menawarkan ruang yang sangat baik memanfaatkan dimensi kecil mereka. Dashboard mereka tidak seperti yang terlihat pada tampilan 'normal' BMW dan mereka tidak memiliki konsol tengah yang besar.
d. Keduanya memiliki struktur yang sangat efisien dirancang khusus untuk digunakan EV dan tidak dibagi dengan mobil gas dan diesel.
e. Meskipun mereka terlihat boxy alias besar, keduanya dirancang untuk menjadi kendaraan yang sangat aerodinamis.
Halaman 2 dari 8












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas