Selisih harga BBM non subsidi yang hampir mencapai dua kali lipat dari harga BBM non subsidi membuat masyarakat memilih membeli premium, meski mobilnya sebenarnya sudah tidak cocok menggunakan premium.
Menanggapi fenomena ini, PT Garansindo Inter Global selaku pemegang merek mobil asal Amerika Serikat mengatakan kalau pemilik mobil mewah jangan pelit-pelit sama BBM. Setidaknya gunakan kadar oktan tinggi untuk menjaga mesin mobil berharga ratusan juta rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memed menjelaskan, pemilik mobil premium harus menyesuaikan kualitas mesin mobil premiumnya dengan BBM Ron tinggi. Sangat disayangkan mesin berteknologi tinggi, namun 'diminumkan' kualitas BBM rendah.
Dan bukan tidak mungkin, mesin mobil premium cepat rusak jika terus menggunakan BBM Ron 88. Pemilik mobil premium harus merawat mesin mobilnya. Perlakuan itu yang terus diterapkan terhadap seluruh konsumen Garansindo dan juga pemilik mobil premium lainnya di Tanah Air.
"Pemilik mobil premium itu berkocek tebal. Harusnya menyesuaikan mesin mobilnya dengan kualitas BBM terbaik," ucapnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri