Toyota RAV4 model tahun 2013 dianggap Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) memiliki keamanan yang buruk setelah mereka melakukan tes tabrak frontal dari depan. Rating rendah yang didapat pada pengetesan IIHS ini cukup mengejutkan, terlebih Toyota RAV4 sebelumnya mendapat rating yang bagus pada tes tabrak 4 lembaga lain.
Tes tabrak frontal yang dilakukan IIHS dilaksanakan dengan menabrakkan mobil ke sebuah penghalang yang lebarnya hanya 25 persen dari lebar depan mobil pada kecepatan 40 mph atau sekitar 64 km/jam.
Hal ini dimaksudkan untuk mensimulasikan kejadian saat mobil menabrak tiang atau pohon atau benda lainnya. Segmen ini menurut Wakil Presiden IIHS Russ Rader adalah tes tabrak terbaru yang dilakukan oleh IIHS.
Tes ini menurut Rader dianggap penting sebab menurutnya 25 persen dari cedera serius pada tabrakan frontal terjadi saat mobil menabrak sesuatu seperti tiang atau pohon itu. "Tidak semua produsen merancang (mobil) untuk (menghadapi) itu," katanya seperti dilansir USA Today.
Meski mendapat rating yang rendah, Rader mengelak kalau hasil tes ini akan mempengaruhi penjualan Toyota. "Kami tidak mengatakan bahwa semua orang tiba-tiba tidak aman karena mereka gagal tes ini," tambahnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan