Tata Motors: Kami Tidak Seperti Pabrikan China

Laporan dari Mumbai

Tata Motors: Kami Tidak Seperti Pabrikan China

- detikOto
Rabu, 03 Jul 2013 12:25 WIB
Tata Motors: Kami Tidak Seperti Pabrikan China
Karl Slym
Mumbai, India - Begitu banyak mobil China yang beredar di Indonesia, namun tidak semuanya sukses. Pabrikan India, Tata Motors pun optimistis nasib mereka tidak akan seperti itu.

"Pengalaman kam terhadap pasar internasional sudah cukup lama, tentu kami sangat mengerti bagaimana kami memperkenalkan suatu produk (untuk pasar Internasional)," kata Managing Director Tata Motors Limited Karl Slym kepada wartawan Indonesia termasuk reporter detikOto, M Luthfi Andika di Mumbai, India.

"Selain itu kami juga memberikan yang terbaik untuk masyarakat (setiap produk Tata). Dan Tata Group sudah bisa diterima di dunia dan ini yang membuat kami berbeda dengan produk asal China," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keyakinan Tata untuk pasar Indonesia pun sudah tidak terbendung lagi, dengan pengalaman mereka yang terbentang lebih dari 50 tahun.

"Lebih dari 50 tahun kami menjual di luar India, produk kami sangat unik, memiliki harga terjangkau dan memiliki kualitas terbaik," tambah Executive Director Tata Motors Limited, Ravi Pisharody.

"Oleh sebab itu saya pikir kami memiliki basic terbaik, buktinya kami juga telah diterima dengan baik di Sri langka, Bangladesh, dan Afrika. Jadi saya pikir kami yakin akan diterima di Indonesia, terlebih pasar India hampir sama seperti pasar India," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan President Passenger Vehicles Business Tata Motors Limited Ranjit Yadav, yang mengatakan bahwa kendaraan penumpang Tata akan diterima dengan baik layaknya sebuah kendaraan komersial.

"Indonesia memiliki market yang luas dan kami telah berhasil dibanyak negara, jadi tidak akan masalah (tidak akan gagal di Indonesia atau pun lari dari pasar Indonesia). Karena kami telah memiliki pengalaman, dengan memfokuskan pada desain baik dari segi mesin atau desain tubuh, dan kami juga mengutamakan kenyamanan," tutupnya.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads