"Jumlah pesanan bisa memenuhi produksi (Chevy Spin) kami hingga bulan September," kata Presiden Director General Motors Indonesia Marcos Purty tanpa menyebutkan dengan pasti berapa angka pemesanan Spin, di pabrik Chevrolet di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2013).
Seperti yang diketahui bersama, pabrik Chevrolet Spin di Indonesia yang berada di Pondok Ungu Bekasi Jawa Barat mencapai 40 ribu unit per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Chevrolet Spin tersedia dalam 3 varian, diantaranya ada Chevrolet Spin 1.2 Liter, 1.3 diesel, dan 1.5 bensin.
Jika melihat aturan mobil murah yang memberikan pembebasan tarif untuk mobil berkapasitas mesin 1.200 cc, apakah Spin bisa menjadi line up LCGC?
"Pemerintah Indonesia tidak salah (menghadirkan LCGC), tapi untuk program ini (LCGC) masih banyak yang harus kita lihat. Untuk melakukan ini dan itu kami masih harus banyak yang perlu dibicarakan (prinsipal GM di Amerika)," katanya.
Chevrolet masih tetap fokus bagaimana bisa memenuhi kebutuhan dan bisa mengirimkan Spin kepada pelanggan.
"Dalam 2 tahun kami memiliki misi, dalam 2 tahun kami melakukan investasi besar dan memperluas pabrik, dalam 2 tahun ini merupakan sebuah tes yang besar untuk kami. Jadi anda bisa bayangkan apa saja yang kami lakukan, dan kami memiliki tim terbaik dan pemerintah sangat membantu dalam segala hal," ujarnya.
"Dan saat ini kami masih fokus untuk membangun perusahaan kami (belum bisa menentukan apakah Spin 1.2 bisa menjadi produk LCGC)," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!