Coba saja kamera audio ini, kamera ini akan memberi tahu Anda, dimana masalah pada mesin mobil.
Kamera audio ini dikembangkan oleh peneliti Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) yang berbasis di Korea Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kamera berbentuk segilima ini membuat pemilik mobil bisa mendeteksi dari mana suara berisik itu berasal dilansir situs resmi kaist, Senin (17/6/20130.
Cara kerja kamera itu cukup koneksi dengan PC atau laptop. Selanjutnya kamera yang memiliki 30 mic dan sebuah kamera dengan resolusi tinggi dihadapkan ke mesin.

Mata lensa akan me-transfer gambar ke PC atau laptop. Kamera ini akan menangkap spare part apa yang membuat suara aneh. Dan gambar dengan gradien warna yang berbeda akan muncul.

Profesor Seok-Hyung Bae dari Departemen Desain Industri di KAIST, yang berkerja sama dengan SM Instruments, Inc mengaku kamera unik berukuran 39 cem dan berat 1,78 kg tersebut dapat dengan mudah mendeteksi suara yang timbul dari sumber seperti mesin-mesin berat, peralatan rumah, kendaraan, bahkan mesin kapal.
Dikatakan, kamera pentagonal itu memiliki lima array dari 30 mikrofon digital yang sangat sensitif untuk mendeteksi sumber suara dan stasioner dengan akurat yang memanfaatkan teknologi beamforming berkecepatan tinggi berbasis FPGA. Kamera unik ini diakui bisa menangkap 25 suara ditambah dengan gambar visual per detiknya.
"SeeSV-S205 sudah mengadopsi berbagai pengukuran frekuensi tinggi antara 350 Hz sampai 12 kHz, sehingga mengurangi ukuran dan berat sebesar 60 % dan 70%, tanpa mengorbankan kinerja dibandingkan dengan kamera suara model konvensional," ucap Profesor Bae.
"SeeSV-S205 menawarkan portabilitas, yang saya percaya akan memacu aplikasi yang lebih luas ke berbagai industri, khususnya pabrikan otomotif," tambah Profesor Bae.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif