Dikutip dari GT Spirit, sebelum kondisi seperti sekarang ini, supercar asal Italia ini awalnya memiliki warna eksterior kuning dengan interior kulit hitam dan dibangun untuk pemiliknya di Singapura.
Sudah beberapa kali berganti-ganti warna hingga yang terakhir mengecatnya seperti yang ada di gambar. Karena memiliki sejarah yang cukup penting maka meski sudah ringsek harganya masih cukup tinggi yakni 117.067 euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin, transmisi dan hal mekanis lainnya dalam kondisi baik terkecuali pada bagian oli eksternal yang butuh perbaikan. Supercar ini hancur karena digeber dengan kecepatan tinggi oleh pemilik sebelumnya William Baranos. Baranos sendiri harus kehilangan nyawanya dalam kecelakaan itu.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!