Sopir Calya Ngamuk-ngamuk Rusak Mobil Lain, Pelat Nomornya Ditutup

Sopir Calya Ngamuk-ngamuk Rusak Mobil Lain, Pelat Nomornya Ditutup

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 10 Jul 2026 13:03 WIB
Pengemudi Calya ngamuk
Aksi arogan pengemudi Calya. Foto: Screenshot Instagram dashcam_owners_indonesia
Jakarta -

Seorang pria yang dinarasikan pengemudi Calya ngamuk-ngamuk ke pemobil lain. Terlihat dalam foto yang dibagikan, dua huruf belakang di pelat nomor Calya itu ditutup.

Viral di media sosial video yang menampilkan seorang pria ngamuk-ngamuk merusak spion dan wiper pemobil lain. Sebagaimana terlihat dalam video yang diunggah akun dashcam_owners_indonesia, pria itu membabi buta hendak merusak mobil Mini Cooper yang dikendarai korban. Bahkan sempat juga berusaha memecahkan kaca depan menggunakan cover spion yang terlepas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di caption, dijelaskan kronologi yang memicu insiden tersebut. Pengemudi Calya itu diduga tak terima lantaran tidak diberi jalan saat hendak menyalip. Tiba-tiba sopir Calya itu langsung tancap gas dan mendahului mobil Mini Cooper. Tak berhenti sampai di situ, mobil tiba-tiba melakukan rem mendadak.

"Lalu triak2 bilang saya nabrak dia. Krn saya yakin saya ga nabrak (seperti ada di foto kondisi mobil dia tidak ada penyok atau lecet sedikitpun) Saya ga mau turun dan mobil saya langsung di rusak, spion saya di hancurkan. wiper saya ditekuk sampe stgh patah," begitu keterangan di caption unggahan tersebut.

ADVERTISEMENT

Dari foto yang dibagikan, pengemudi Calya itu juga kedapatan menutup pelat nomornya. Hanya terlihat B-2567-P**, dua huruf belakang ditutup. Jadi, selain melakukan aksi arogan, sopir Calya itu juga melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.

Aksi arogan yang dilakukan pengendara terhadap pemobil lain tentu bukan yang pertama. Sudah ada beberapa kejadian serupa, padahal hanya masalah sepele yaitu tak diberi jalan.

"Pertanyaan yang paling simple adalah kenapa mereka selalu berlaku atau bahkan berulang secara arogan? Karena tidak ada efek jera, hukum sangat lemah dan seolah berpihak ke mereka yang arogan," ungkap Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, saat dihubungi detikOto, Jumat (10/7/2026).

Menurut Sony, bila bertemu dengan pengendara yang menunjukkan sikap arogan, sebaiknya langsung menghindar. Tak perlu kamu meladeni perilaku arogan itu di jalan.

"Tindakan paling relevan adalah ngalah, jaga jarak, tertib, dan senyum. Tebarkan hal-hal positif dan jangan kasih ruang mereka melampiaskan arogansinya," kata Sony.



(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads