Penarikan ini diumumkan langsung oleh prinsipal Mitsubishi Jepang untuk Mirage buatan 6 November 2012 sampai 31 Maret 2013.
Dikatakan Mitsubishi Motors Malaysia, Mitsubishi harus melakukan langkah cepat melakukan penggantian untuk menghidari korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baik MMC dan MMM bakal bertanggung jawab atas kerusakan tersebut dengan mengganti seluruh komponen yang bermasalah. Apapun biaya ditanggung oleh pihak pabrikan Mitsubishi.
"Kami meminta maaf kepada para pelanggan kami dan menyesal jika ada ketidaknyamanan. Merupakan prioritas kami untuk menempatkan keamanan pelanggan," ujar CEO Mitsubishi Malaysia Tetsuya Oda di situs Mitsubishi Malaysia.
Mengingat Mirage adalah produk global Mitsubishi, bagaimana dengan di Indonesia?
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun