Hal itu dijelaskan oleh Guru Besar Universitas Indonesia Danardono Agus Sumarsono dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang teknik otomotif dan desain rancang bangun mekanikal berjudul βMenuju Kemandirian Industri Alat Transportasi Darat Nasional Masa Depan Berbasis penguasaan teknologi Rancang Bangun dan Manufakturβ, Selasa (20/3/2012).
Dalam pidato itu, seperti detikOto kutip dari siaran pers, Prof. Danadorno memaparkan kalau kendaraan listrik merupakan solusi masa depan untuk mewujudkan kelestarian lingkungan dan ketahanan nasional di bidang energi. Salah satu ikon produk kendaraan masa depan menggunakan teknologi sangat maju dalam sistem transportasi modern Indonesia adalah Mobil listrik nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan riset listrik hibrida Makara UI adalah ide untuk menjawab permasalahan kendaraan listrik dalam jangka pendek untuk menekan konsumsi bahan bakar. Hingga tahun 2011, rancangan platform prototype Proto VI sudah penuh mengadopsi teknologi kendaraan hibrida jenis serial-paralel.
Selain riset terhadap pengembangan kendaraan listrik, Prof.Danardono juga cukup intensif pada kajian pemodelan untuk mengetahui dan memperbaiki kinerja suatu rem mobil listrik maupun transportasi lainnya seperti Mass Rapid Transportation dan Monorail.
Menurut pemegang paten βalat pengatur variasi gerak terputus-putus penghapus kaca kendaraan bermotorβ ini, tantangan utama kendaraan listrik terletak pada teknologi baterai yang merupakan sumber pasokan energi utama kendaraan listrik.
Tantangan lain yang harus diantisipasi dan dikawal oleh pemerintah guna terciptanya Mobil Nasional adalah dalam menjawab tekanan dari produsen otomotif asing yang sangat resisten serta berkepentingan karena menguasai pangsa pasar sangat besar di Indonesia.
Maka dalam menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan sinergi yang kuat antara akademisi, industri dan pemerintah sesuai dengan peranannya masing-masing. Ketiganya harus memiliki saling ketergantungan satu dengan lainnya agar dapat mendukung kemandirian industri alat transportasi darat nasional.
Bersama Prof. Danadorno, hari ini UI juga mengukuhkan Isti Surjandari Prawiradinata sebagai Guru Besar Tetap bidang rekayasa kualitas dengan pidato berjudul βPeran Rekayasa Kualitas dalam Meningkatkan Daya Saing Industri di Era Globalisasiβ.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer