Tapi menurut Executive Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Rizwan Alamsjah memprediksi ke depannya mobil-mobil MPV akan ditinggalkan oleh masyarakat dan masyarakat pun beralih ke mobil perkotaan atau city car.
"City car lama-lama akan terus naik dan MPV akan turun," tegas Rizwan dalam acara Smart Driving Experience yang di gelar di parkir Barat, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulukan orang maunya gede, bisa bawa orang banyak. Tapi sekarang maunya gaya stylish. Kalau begitu tidak bisa pakai MPV ya harus city car," timpalnya.
Tapi Rizwan juga mengatakan kalau pasar MPV akan tetap terbaik. Pertumbuhannya akan tetap ada tapi lama kelamaan pertumbuhan city car akan semaking tinggi.
KTB sendiri saat ini menunjukkan ketidakseriusan bermain MPV di Indonesia. KTB hanya mengandalkan SUV, pikap, city car (Mirage) dan kendaraan komersial, sementara MPV Maven hanya bukan dianggap petarung sejati. MPV Maven masih berbagi dengan Suzuki APV di Indonesia.
(ady/ikh)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina