Adalah salah satu produsen kendaraan offroad, Polaris yang berjanji akan mulai produksi ban tersebut tahun depan. Polaris mengungguli produsen ban Bridgestone dan Michelin yang mulai mengembangkan ban tersebut pada 2005 silam. Namun hingga kini belum juga produksi massal.
Polaris akan produksi ban Non-Pneumatic Tire (NPT), dimana ban tersebut tidak menggunakan udara pada ban umumnya, melainkan memanfaatkan serat khusus yang disebut resin termoplastik sebagai pengganti udara. Ban tersebut serupa dengan yang dikembangkan oleh Bridgestone dan Michelin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan, bahan baku resin termoplastik dimaksud memiliki tekstur yang kenyal, ada juga yang agak keras sesuai kebutuhan pemakaian.
Jadi jelas betul jika pemiliki mobil tidak perlu membawa ban cadangan.
"Ban bekerja mirip ban sepeda, dimana beban bertumpu pada bagian atas roda," kata Juru Bicara Polaris Jason Difuccia dilansir motorauthority, Kamis (14/3/2013).
"Sementara bagian bawah roda dirancang untuk menyerap benturan dari batu, trotoar dan medan lainnya," ucapnya.
Belum ada rincian harga pada ban masa depan tersebut.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya