Selasa, 19 Feb 2013 19:22 WIB

Mengintip Tempat Lahir Chevrolet Spin 'Made in Bekasi'

- detikOto
Jakarta - General Motors (GM) Indonesia mengajak sejumlah awak otomotif nasional untuk bertandang dan melihat langsung perkembangan yang dicapai dalam renovasi fasilitas perakitan kendaraannya di Bekasi.

Pabrik yang terletak sekitar 16 km dari Jakarta dan dibangun seluas 58.000 meter persegi ini memperkerjakan lebih dari 800 karyawan yang dimana 95 persennya berasal dari sumber daya manusia Indonesia.

Menariknya, pabrik ini juga digunakan untuk memproduksi MPV Sub-compact Chevrolet Spin yang dibuat khusus untuk pasar MPV di Tanah Air. Pabrik ini akan memproduksi 40.000 unit Spin per tahunnya.

Fasilitas produksi ini juga dilengkapi dengan fasilitas perakitan, bengkel press shop, pengecatan dan gudang. Pabrik ini juga mengadopsi proses manufakturing terkini dengan tata ruang serta peralatan yang paling praktis yang telah diterapkan oleh GM.

Berikut fasilitas yang ada di pabrik GM Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi.

1. Press Shop

Bagian ini merupakan pemilihan dari lembaran baja dalam gulungan besar akan dikirim dan dipotong sesuai dengan ukuran dan bagian yang diperlukan. Setelah itu, bahan tersebut dibentuk dan dimasukan kedalam mesin press untuk membuat bagian pintu mobil, atap dan hood.

2. Body Shop

Disinilah proses perakitan untuk lebih dari 500 parts disatukan menjadi satu bodi lengkap (body in white) melalui metode spot welding dan bodi fit (pengaturan gap dan flushness).

Puncak dari bodi shop adalah proses Sport Welding membentuk dan merakit menjadi bodi in white yang lengkap dengan akurasi dimensi yang tinggi. Bodi shop terbagi menjadi 4 utama:

-Sub Assembly
-Main line
-Body in White & Closure
-Hemming closure

Setelah itu bodi in white akan melewati final inspection untuk pemeriksaan akhir sebelum memasuki paint shop line.

3. Paint Shop

Body in white akan melalui proses Pre-Treatment dan ELPO (pembentukan lapisan tahan karat)
-pengeringan dengan oven, Sealing dan under body coat (untuk peredam suara, getaran dan tahan karat)
-pengeringan dengan oven kemudian pengecatan dasar (prime coat)
-pengeringan dengan oven, lalu pengecatan akhir (top coat)
-pengeringan dengan oven dengan kualitas pengecatan yang tinggi.

Setelah proses ini selesai, bodi melewati final inspection untuk pemeriksaan akhir sebelum bodi tersebut memasuki General Assembly Line.

4. General Assembly

Lebih dari 1.000 bagian digunakan untuk melengkapi bagian akhir dari Chevrolet Spin, diantaranya
-Trim line
-Sub assembly door
-Sub assembly cockpit
-Chassis line
-Sub assembly engine
-Sub assembly front/& rear suspension
-Final line
-SPS area

5. Quality

Di bagian Quality, proses pengecekan kualitas CBU terbaik dalam memenuhi cutoer anthusiasm dari kendaraan Spin ini.

Langkah terakhir adalah pemeriksaan kualitas CBU yang telah selesai. Setiap CBU melalui pemeriksaan ketat dari 1.500-2.000 titik untuk memastikan rem, wiper kaca depan, lampu, dan lainnya bekerja dalam, seperti;
-13 Verivications (Body, Paint, GA dan EOL)
-Dimensional Checking (CMM dan TAC)
-Sampling Precission Check (Tourque dan Sealer)

Menariknya 20 persen dari produksi kendaraan di pabrik ini akan diekspor ke negara-negara di Asia Tenggara seperti Thailand dan Filipina

Sementara itu, Martin Apfel Presiden General Motors Southeast Asia Operations yang hadir dalam acara pembukaan hari ini menyatakan, kalau ingin berkembang maka harus berani membangun ditempat menjual.

"Kita harus berani membangun ditempat kita menjual (build where we shell). Pabrik di Bekasi ini merupakan fasilitas penting yang dapat membantu kita memenuhi kebutuhan konsumen akan produk Chevrolet di Indonesia dan beberapa negara lainnya," tandasnya.




(ady/syu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed