Tempat parkir ini berada di lereng gunung berapi Eyjafjallajvkull di Islandia yang tahun 2010 lalu meletus dan menutup jalur udara benua Eropa.
Namun, ancaman lava yang memiliki suhu 1.200 derajat celcius ternyata bukanlah hal yang menakutkan bagi beberapa orang. Sebab, sungai lava cair ini malah menjadi sesuatu yang menarik bagi para penggila tantangan.
Seorang mahasiswa bernama Kristjan Freyr seperti detikOto kutip dari Daily Mail mengatakan kalau butuh waktu 3 jam untuk mencapai tempat ini dan sungai lava ini menjadi salah satu tempat rekreasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan kalau melihat lava cair yang mengalir adalah sensasi tersendiri. "Suara itu benar-benar mengesankan. Itu terdengar seperti kembang api yang kuat," lanjutnya.
Namun beberapa saat setelah memperhatikan sungai lava di lereng gunung berapi Eyjafjallajvkull, cuaca tiba-tiba menjadi gelap dan salju turun.
Karena kondisi seperti itu, Kristjan dan kelompoknya akhirnya memutuskan untuk pulang. Namun karena cuaca buruk yang membuat pandangan hanya sampai 3 meter ke depan, mereka mengaku sempat tersesat.
"Akhirnya kami menemukan kelompok lain dan kami terus kembali ke rumah. Ketika aku sampai di sana dan melihat foto-foto dari perjalanan, saya merasa betapa menakjubkan dapat mengalami sesuatu seperti itu," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih