Untuk program ini, Ford Motor Indonesia (FMI) bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia pada akhir minggu lalu yang bertepatan dengan Hari Kanker Dunia yang jatuh pada hari ini.
Yayasan Kanker Indonesia adalah organisasi non-profit yang mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya menanggulangi kanker dengan melakukan promosi, pencegahan, serta tindakan rehabilitasi dan aktifitas pendukung lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Materi dari sesi DSFL mencakup cara untuk mengantisipasi kondisi jalan dan bagaimana cara menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi, teknik berkendara dan bagaimana cara merawat kendaraan untuk menjaga kondisi hemat bahan bakar secara optimal, penggunaan sabuk pengaman, menghindari gangguan ketika berkendara serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain saat berkendara.
βKita hidup di dunia hanya sekali, jadi kita harus peduli dengan hidup kita. Banyak orang yang meninggal di jalan setiap harinya, jadi tingkat kesadaran akan berkendara yang aman sangat penting untuk membantu menciptakan lingkungan berkendara yang lebih baik," kata dr. Rebecca N. Angka M. Biomed, perwakilan dari Yayasan Kanker Indonesia dalam keterangan resminya.
Dengan dukungan dari Asia Injury Prevention Foundation (AIPF) dan bermitra dengan Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), program Ford DSFL membantu meningkatkan kesadaran mengenai praktek berkendara yang aman dan telah menyelenggarakan sesi dengan beragam kelompok dan organisasi secara gratis.
βKeamanan di jalan merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia dan merupakan sesuatu yang sangat dekat dengan bisnis kami,β kata Bagus Susanto, Managing Director PT Ford Motor Indonesia.
βDengan pelatihan DSFL, kami berharap untuk dapat meningkatkan pengetahuan para pengendara dan membantu mereka untuk berkendara secara lebih baik, aman dan dengan tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap kendaraan lain di jalan.β
FMI meluncurkan program DSFL di Indonesia pada tahun 2008, dan semenjak itu lebih dari 6,000 pengemudi yang memiliki SIM di seluruh Indonesia telah berpartisipasi dalam program pelatihan DSFL. Para peserta meliputi konsumen Ford dan bukan konsumen Ford, pemerintah dan organisasi non-pemerintah, perusahaan, mahasiswa, perwakilan dealer, media, anggota kepolisian dan tentara, serta karyawan Ford.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih