GM Siap Rebut Kembali Raja Otomotif Dunia

GM Siap Rebut Kembali Raja Otomotif Dunia

- detikOto
Minggu, 03 Feb 2013 15:16 WIB
GM Siap Rebut Kembali Raja Otomotif Dunia
Detroit - Persaingan otomotif dunia semakin terus memanas, persaingan kali ini pun disambut baik oleh pabrikan Amerika GM, dengan siap memperluas pabrik dan memperbanyak kapasitas produksi mesin mereka di Michigan.

Soalnya seperti yang telah diketahui bersama, saat ini Toyota kembali memimpin penjualan dunia di 2012. Toyota mengumumkan angka penjualan tahunan mereka di Jepang mencapai 9,75 juta unit.

Angka itu jauh meninggalkan General Motors yang menorehkan penjualan hingga 9,29 juta unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir autonews, Minggu (3/2/2013). Perluasan pabrik yang dilakukan GM kali ini pun menghabiskan dana hingga US$ 200 juta. Dimana ini merupakan bagian rencana GM untuk bisa menjadi raja otomotif dunia kembali. Bahkan GM juga berencana untuk mengucurkan dana hingga US$ 1,6 miliar di 2013.

Dengan perluasan pabrik GM kali ini, sudah bisa dipastikan GM akan menambah jumlah produksi mereka. Pusat pabrik mesin GM yang berada di Michigan kali ini akan memiliki luas lahan mencapai 450 ribu kaki, yang sebelumnya hanya memiliki luas hingga 138.000 kaki persegi.

"Kami akan mendapatkan semuanya hanya dalam satu lokasi (pabrik). Ini akan membuat jauh lebih efisien dan lebih cepat (melahirkan kendaraan). Dan ini akan menjadi pabrik R n D yang luar biasa," ucap GM's vice president of global engine engineering, Sam Winegarden.

Langkah selanjutnya, GM pun telah memindahkan 100 tenaga ahli kedalam pabrik tersebut, yang sebelumnya berada di technical center di Warren, Michigan. Hal ini diperuntukkan demi mengembangkan Pontiac.

Selain itu para ilmuan GM ini pun akan mengemban tugas berat, dengan siap melahirkan teknologi-teknologi terbaru. Seperti melahirkan sebuah transmisi baru, sebuah mobil listrik hybrid, bahkan dipersiapkan untuk melahirkan sebuah baterai baru yang akan diselipkan di mobil listrik.

Wah, kira-kira GM bisa merebut tahta dari Toyota lagi tidak ya.


(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads