Seperti induk yang kehilangan anaknya, itu yang dialami pembuat mobil listrik Tucuxi, Danet Suryatama. Doktor lulusan University of Michigan USA itu mengaku tidak tahu dimana mobilnya kini berada.
"Sampai sekarang saya tidak tahu mobilnya ada di mana," keluh Danet kepada detikOto, Kamis (3/01/2013).
Pria yang cukup lama bermukim di AS sangat menyesalkan kejadian ini. Padahal di awalnya dirinya sangat bersemangat membantu mobil listrik nasional, tapi dengan kejadian Danet pun agak berpikir untuk melanjutkan proyek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Danet merasa Dahlan Iskan telah melakukan pembongkaran tanpa izin dan adalah melanggar hak cipta mobil listrik.
"Saya sendiri tidak ada masalah mobil itu di-maintenance orang lain, tapi kalau ada apa-apa jangan tanggung jawab kita, karena kita tahu pasti mobil itu. Yang ada dipikiran, ini menjiplak. Kalau mau buat mobil yang paling the best saya lakukan. Kalau ini caranya namanya pelangaran hak cipta," pungkas Danet. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas