Dalam pengetesan yang dilakukan oleh lembaga Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) terungkap kalau Camry mendapat predikat 'Poor' untuk urusan keamanannya.
Ini adalah nilai terendah yang diberikan oleh IIHS terhadap 18 mobil berukuran menengah yang dites pada pengetesan kali ini. Beberapa tingkatan predikat yang diberikan adalah Good, Acceptable, Marginal dan Poor.
Pada pengetesan kali ini, IIHS melakukan tes tabrak frontal yang dirancang untuk meniru apa yang terjadi ketika sudut depan kendaraan bertabrakan dengan kendaraan lain atau benda seperti pohon atau tiang listrik dalam kecepatan 64 km/jam.
Setelah dites, Camry ternyata dianggap berbahaya karena setelah tertabrak, roda mobil mendorong kabin yang membuat potensi cedera serius pada kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Camry, mobil Toyota lain yakni Prius V juga mendapat predikat yang sama, Poor.
"Ini sangat sulit, bahkan untuk kami," kata presiden IIHS Adrian Lund seperti detikOto kutip dari New York Times.
Pengetesan yang dilakukan oleh IIHS sendiri bukan hanya tes tabrak frontal semata melainkan juga simulasi ketika mobil terguling, ditabrak dari samping dan ditabrak dari belakang untuk mencari tahu tingkat keamanan mobil ketika kendaraan mengalami kecelakaan di dunia nyata.
Dengan pengetesan tersebut konsumen Amerika dapat mengetahui tingkat keamanan sebuah kendaraan sebagai bahan rekomendasi ketika mereka membeli mobil. Meski begitu, Camry hingga saat ini masih menjadi salah satu mobil Toyota terlaris di sana.
Bila Camry dan Prius V mendapat nilai terendah dalam pengetesan kali ini, mobil-mobil lain mendapat predikat keamanan 'Good'.
Mobil-mobil itu antara lain Acura TL, Chrysler 200 (four-door), Dodge Avenger, Ford Fusion, Honda Accord two-door and four-door models, Kia Optima, Nissan Altima (four-door), Subaru Legacy dan Outback, Suzuki Kizashi, Volkswagen Passat dan Volvo S60.
"Kami telah mempertahankan penghargaan Top Safety Pick untuk mengingatkan konsumen bahwa kendaraan ini masih menawarkan tingkat keamanan yang tinggi," lugas Lund.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi