Pertamax Mahal, Pabrikan Tidak Bisa Larang Pengguna Motor Pindah ke Pertalite

Pertamax Mahal, Pabrikan Tidak Bisa Larang Pengguna Motor Pindah ke Pertalite

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 15 Jun 2026 08:05 WIB
Pertamax Mahal, Pabrikan Tidak Bisa Larang Pengguna Motor Pindah ke Pertalite
Pabrikan tak bisa larang pengguna motor pindah ke Pertalite. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Bensin semakin mahal menyusul kenaikan harga Pertamax 92 yang nyaris Rp 4 ribu. Tak ayal bahan bakar Pertalite pun jadi opsi buat pengguna motor yang ingin menghemat pengeluaran. Pabrikan sepeda motor hanya bisa mengimbau, tak bisa melarang.

Diketahui per 10 Juni 2026, harga bahan bakar Pertamax 92 naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter. Pertamax sendiri merupakan jenis BBM nonsubsidi. Maka penentuan harganya mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan harga Pertamax menembus angka Rp 16.250 per liter, tentunya cukup membebani keuangan masyarakat Indonesia yang sehari-hari menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama.

Bagi yang merasa harga Pertamax tak lagi terjangkau, maka opsinya adalah membeli bahan bakar RON 90 jenis Pertalite. Pertalite masih disubsidi pemerintah dan harganya saat ini Rp 10.000 per liter, jauh lebih murah dibanding harga Pertamax.

ADVERTISEMENT

Pabrikan pun tak bisa melarang pengguna sepeda motor yang ingin pindah bahan bakar dari Pertamax ke Pertalite.

"Masing-masing unit (motor) memang sudah ada ketentuan bahan bakar yang cocok sesuai rasio kompresi mesin. Tapi itu semua kan dikembalikan ke konsumen, kita hanya bisa menyarankan," ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), di Jakarta belum lama ini.

Sebagai catatan, motor dengan rasio kompresi mesin 10:1 sampai 11:1 disarankan pakai bahan bakar RON 92 seperti Pertamax. Sementara kalau motornya punya rasio kompresi mesin 9:1 sampai 10:1, masih aman-aman saja pakai Pertalite.

Berkaca dari ketentuan itu, Yamaha Nmax yang punya rasio kompresi mesin 11,6:1, maka bahan bakar minimal yang disarankan adalah RON 92 seperti Pertamax. Sementara kalau motornya Yamaha Gear yang punya rasio kompresi mesin 9,5:1, masih aman pakai bahan bakar Pertalite.



(lua/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads