Berkembangnya pasar MPV menengah lantaran banyaknya model baru yang bermunculan di segmen ini. Karenanya, PT Mazda Motor Indonesia menilai kehadiran MPV Biante sangat tepat di tengah maraknya pasar MPV di Indonesia.
"Masih good. Produk baru pada muncul. Otomatis segmennya sendiri akan terdongkrak. Dan hadirnya Biante sangat tepat di segmen ini," kata Marketing Manager PT MMI, Astrid Ariani Wijana kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Middle segmen meningkat, dan ada produk baru. Memang ada yang beralih. Kami tahu, kami bukan single player," tandasnya.
Dia menjelaskan pasar MPV diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pada tahun mendatang. Di segmen ini penjualan MPV Biante diprediksi bakal naik. Dan itu terlihat 2 bulan setelah peluncuran MPV Biante di Indonesia.
Sayang ketika ditanya berapa target penjualan Biante tahun, Astrid menjelaskan masih mematok target 180 unit per bulan.
"Tahun depan target masih awal yakni 180 unit. Tapi kalau dilihat kita terakhir sudah 385 unit. Tandanya naik, dan diluar dugaan kami," ucapnya.
Mazda Biante diperkuat mesin 2.000 cc 4 silinder DOHC 16 valve dengan Sequential Valve Timing (SV-T) dan Electronic Throttle Control (ETC) yang dikawinkan dengan Direct Injection.
Mesin ini bisa menyemburkan tenaga 150 Ps pada 6.200 RPM dengan torsi 190 Nm pada 4.500 RPM
Menariknya, MPV Biante disediakan fitur Nanoe, atau fitur yang dilengkapi ion generator dimana berfungsi sebagai penetrasi bakteri dan juga anti virus. Beberapa warna eskterior disediakan yakni biru, metalik, putih, cokelat dan hitam.
Klik untuk membaca ulasan test drive Mazda Biante.
(ikh/syu)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi