Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan, mengatakan kalau dengan adanya pembatasan nomor ganjil-genap akan mempengaruhi penjualan mobil di Indonesia.
"Kita lihat positifinya saja. Dengan begitu penjualan mobil di Indonesia bisa meningkat," terang Johnny di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negatifnya akan merumitkan. Orang yang akan keluar di hari ganjil terpaksa tidak bisa keluar menggunakan mobil atau motornya. Itu yang menjadikan orang terpaksa harus membeli kendaraan lagi," paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mengurai kemacetan di Jakarta, pemerintah sudah meneken Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2011 tentang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas yang di antaranya ada mengatur soal ERP.
ERP akan diberlakukan di jalur 3 in 1 untuk menggantikan sistem itu. Jalur yang akan menggunakan ERP adalah Jl Hayam Wuruk, Jl MH Thamrin-Jl Jenderal Sudirman, Jl Sisingamangaraja serta di Jl Rasuna Said, Kuningan. ERP diberlakukan pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.30-19.30 WIB.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek