Bank Indonesia beberapa waktu lalu menyebutkan kalau regulasi terkait kenaikan ambang batas uang muka kredit kendaraan untuk sistem syariah akan ditetapkan pada awal tahun depan dan berlaku tiga bulan setelahnya.
Pada aturan baru nanti, uang muka di bank atau leasing syariah akan sama persis dengan aturan pada bank konvesional. Yakni minimal DP 20% untuk kendaraan untuk keperluan produktif, dan DP 30% bagi kendaraan dengan orientasi konsumtif.
Namun, Operating Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor Daisuke Okamoto percaya pasar Indonesia masih akan terus berkembang meski banyak gelombang negatif menerpa industri ini.
"Kalau kita lihat di lima tahun terakhir, banyak sekali isu negatif di industri, tapi pasar tetap berkembang," katanya di Denpasar, Bali.
Lebih lanjut Okamoto mengakui kalau kebijakan itu akan menjadi salah satu faktor yang mungkin menghambat penjualan. "Tapi kalau kita lihat, kebanyakan konsumen juga sudah mulai bersiap," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini sendiri, tenor kredit kendaraan bermotor rata-rata masih di 3 tahun saja meski ada beberapa program dari produsen dan leasing yang menetapkan tenor lebih panjang. Nantinya, tenor di atas 3 tahun diprediksi akan menjadi tenor reguler.
Penjualan mobil di Indonesia sejak Januari sampai November sendiri sudah menyentuh level tertinggi yakni di angka 1 juta unit atau tepatnya 1.026.602 unit untuk penjualan wholesales. Ini pertama kalinya Indonesia mencetak angka penjualan mobil sebanyak itu.
Sementara untuk penjualan retail, 11 bulan di 2012 tercatat telah mencapai angka 996.361 unit. Diprediksi, tahun ini angka penjualan 1,1 juta unit bisa tercapai dan tahun depan Okamoto memprediksi bakal ada 1,2 juta unit yang terserap pasar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!