"Karena biasanya satu taksi bisa berjalan hingga 20 rit (pulang pergi), akibat macet bisa menjadi 14 rit," ucap President Director Blue Bird Group, Purnomo Prawiro, di Hotel Shangrila, Senin (26/11/2012).
Dia menuturkan kemacetan ini membuat pendapatan taksi berkurang. Karena itulah pihaknya akan memperbanyak lagi jumlah armada untuk menekan kerugian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Purnomo pun memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus meningkat, ikut mendukung pertumbuhan taksi di Indonesia.
"Kalau melihat pertumbuhan, Indonesia memang bisa diandalkan. Di 2020, diprediksi China, Indonesia, India, Brasil akan menjadi negara yang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat," Prediksi Purnomo.
"Sehingga saat ini kami memiliki 900 Silver Bird akan terus bertambah hingga 1200 Silver Bird. Di tahun depan kami juga akan menambahkan 10 ribu unit taksi biasa (Blue Bird)," tambah Purnomo.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?