Ini Bocoran Kebijakan Mobil Murah dari Menperin MS Hidayat

Ini Bocoran Kebijakan Mobil Murah dari Menperin MS Hidayat

- detikOto
Kamis, 08 Nov 2012 16:18 WIB
Ini Bocoran Kebijakan Mobil Murah dari Menperin MS Hidayat
Astra Daihatsu Ayla
Jakarta - Pelaku industri otomotif tanah air tengah harap-harap cemas menanti keluarnya kebijakan mobil murah yang irit lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC). Kebijakan tersebut paling cepat akan dirilis akhir tahun ini. Seperti apa pastinya?

"Aturan itu berlaku untuk cc kecil dari 600 cc sampai dengan 1.200 cc," kata Menperin MS. Hidayat dalam pesan singkat kepada detikOto, Kamis (8/11/2012).

Jawaban Menperin ini tentunya membuat produsen yang memiliki mobil dengan kapasitas 600-1.200 cc senang. Sebab beberapa waktu ini ada kabar, kalau pemerintah hanya ingin mobil berkapasitas 900-1.200 cc saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menperin menegaskan tidak ada pengecualian mobil-mobil 600 cc - 1.200 cc untuk tidak masuk kategori LCGC. Mobil tersebut malah direkomendasikan untuk ikut LCGC.

Bahkan, perusahaan alat transportasi roda tiga dan empat seperti GEA dan lain-lain akan menjadi transportasi yang menjadi optimal untuk masyarakat Indonesia.

Hidayat menambahkan, mobil kategori 600 cc - 800 cc malah bakal mendapatkan keringanan. Mobil-mobil kelas tersebut tidak diharuskan memenuhi kandungan lokal sebesar 85 persen.

Mobil-mobil mesin 900 cc - 1.200 cc malah yang akan dikenakan kandungan lokal sebesar 85 persen sesuai aturan pemerintah. Sebut saja seperti si kembar Agya-Ayla yang juga satu kelas.

Menurut Hidayat cara itu diambil agar tidak mematikan industri otomotif lokal. Hidayat membantah jika mobil nasional mesin 900 cc ke bawah tidak bisa masuk regulasi LCGC. Menurutnya merek lokal bisa menggarap mobil LCGC.

"Bagi yang 900 cc sampai dengan 1.200 cc malahan kena ketentuan TKDN-nya (Tingkat Komponen Dalam Negeri) harus mencapai 85 persen, yang cc kecil dibebaskan," yakin Hidayat.


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads