Niat untuk menerapkan larangan masuknya mobil-mobil bermesin diesel itu tercetus setelah World Health Organization (WHO) mengatakan kalau asap dari knalpot kendaraan bermesin diesel merupakan salah satu sumber ancaman terbesar di bumi.
Dua politikus sayap kiri Prancis pun mencetuskan ide untuk segera melakukan pelarangan itu mulai tahun 2015 mendatang.
Seorang anggota parlemen bernama Jean-Marie le Guen di situs pribadinya sebelumnya menyarankan agar semua kendaraan bermesin diesel baik mobil pribadi, maupun bus dilarang masuk batas kota Paris untuk meningkatkan kualitas udara di ibukota.
Beberapa hari kemudian, Senator Jean-Vincent mendukung ide le Guen dan mengambil langkah lebih jauh dengan memperluas larangan untuk semua kota-kota besar di negara itu.
Selain itu, ia menambahkan bahwa pemerintah Perancis harus mengambil langkah-langkah untuk melarang penjualan solar di seluruh negeri dalam waktu jangka menengah dan menyarankan bahwa produsen mobil seperti Peugeot berhenti mengembangkan mobil hybrid dengan sistem diesel-electric.
"Melarang diesel tidak bisa dihindari," jelas le Guen dalam sebuah wawancara dengan Liberation seperti dikutip Leftlanenews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Sosialis Perancis belum sepenuhnya didukung ide itu, mereka hanya mengatakan bahwa zona udara bersih akan dilaksanakan di tujuh kota selama tahun depan sebagai bagian dari program percontohan.
Diesel sendiri secara signifikan lebih murah daripada bensin di sebagian besar Perancis dan membuatnya menjadi favorit di antara pembeli mobil. Dari Januari hingga Agustus tahun ini di Prancis, 83,5 persen mobil baru yang terjual memiliki mesin diesel, naik dari 72 persen pada 2011.












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri