Dunia Krisis, Ferrari Cetak Rekor Penjualan

Dunia Krisis, Ferrari Cetak Rekor Penjualan

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 14 Sep 2012 14:38 WIB
Dunia Krisis, Ferrari Cetak Rekor Penjualan
Maranello -

Meski dunia sedang dilanda krisis dunia, produsen mobil mahal macam Ferrari ternyata masih bisa mencetak rekor penjualan. Di semester pertama tahun ini, Ferrari berhasil mendistribusikan 3.664 mobil sport dan ini adalah rekor distribusi terbanyak.

Dibawah arahan Luca di Montezemolo, produsen mobil yang bermarkas di Maranello, Italia tersebut berhasil mencetak rekor. 3.664 mobil berhasil mereka distribusikan, naik 7,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan Ferrari pun terdongkrak.

Pada semester pertama tahun ini Ferrari berhasil mencatatkan revenue hingga 1.208 juta euro, naik 11,9 persen dibanding tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari angka tersebut, profit mereka naik 13 persen ke angka 152,2 juta euro dengan pendapatan bersih mencapai 100,8 juta euro atau naik 10 persen.

Di Amerika Serikat, penjualan mereka naik 17 persen ke angka 851 mobil yang membuat negara itu kembali menjadi pasar terbesar Ferrari dan mengambil 23 persen dari total penjualan di seluruh dunia.

Sementara itu, penjualan di Inggris meningkat signifikan hingga 43 persen ke angka 393 mobil. Di Jerman penjualan Ferrari naik 18 persen dan di Swiss dimana Ferrari FF cukup populer, penjualannya naik 17 persen.

Di wilayah Timur Jauh seperti China, Hong Kong dan Taiwan, penjualan mobil sport Ferrari naik 10 persen menjadi 400 unit. Sedangkan di Timur Tengah ada 190 mobil yang terdistribusi.

"Hasil ini dicapai dengan latar belakang ekonomi internasional yang masih sangat menantang, yang pertama dan terutama adalah hadiah untuk investasi konstan dan inovasi teknologi signifikan," kata Luca di Montezemolo dalam pernyataan resminya.

"Rentang yang sama sekali baru yang kami tawarkan ke klien di seluruh dunia membuat kami dapat berharap untuk mengakhiri 2012 setelah meningkat lebih jauh dibanding kinerja keuangan tahun lalu," tambahnya.

"Selama beberapa bulan mendatang, kita akan fokus keras pada mobil yang revolusioner dan pada balapan terakhir di kejuaraan Formula 1 yang tampaknya akan mendebarkan dan berjuang keras sampai akhir," lugasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads