Kepala keuangan Bentley Jan-Henrik Lafrentz mengakui kalau mereka sedang mempertimbangkan peluncuran berbagai mobil berlapis baja untuk pelanggan di Amerika Latin, Timur Tengah dan Rusia yang saat ini terus berkembang.
Di banyak negara, sebuah mobil antipeluru merupakan kendaraan penting karena ancaman penyerangan di jalan atau penculikan masih tinggi. Karena itu, penjualan mobil antipeluru pun terus berjalan.
"Ada juga permintaan dari Rusia dan Timur Tengah, Kami tidak bisa melakukan ini hanya untuk satu negara. Ada negara-negara lain di mana ada kebutuhan untuk ini," katanya seperti detikOto kutip dari Guardian.
Saat ini, produsen yang bermarkas di Inggris tersebut memproduksi 8 dari 10 mobil untuk pasar luar Inggris.
Meski begitu, mobil-mobil antipeluru Bentley memiliki tampang yang hampir sama dengan mobil-mobil Bentley konvensional. Bentley pun enggan membocorkan apa perbedaan keduanya dan siapa saja yang memesan mobil Bentley dengan kemampuan menghalau berondongan peluru.
Bentley yang dimiliki oleh Volkswagen di semester satu menjual sekitar 4.000 kendaraan, naik 32% dari tahun ke tahun, dengan penjualan di AS meningkat sekitar 25% dan penjualan Cina naik 55%. Di Inggris, 557 Bentleys dikirim ke pelanggan, meningkat dari 4,5% pada enam bulan pertama tahun 2011.
Ambisi Bentley pun menurut LaFrentz masih ada karena mereka menargetkan akan mampu menjual hingga 15.000 kendaraan per tahun pada tahun 2015. Mobil-mobil anyar seperti model SUV yang mereka perlihatkan di Geneva diperkirakan akan membantu penjualan itu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi