Mobil Inggris yang namanya sudah melegenda ini sekarang dimiliki oleh Jock MacKay. Percaya atau tidak, mobil ini dia beli di tahun 1973 dengan harga yang sangat murah, 270 pounds.
Sejarah Morris Minor tertua di dunia yang mampu berlari hingga topspeed 64 km/jam terbilang cukup sempurna. Sebab sejak pertama kelahirannya mobil ini hanya dimiliki oleh 3 orang pemilik saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil ini dan saya mempunyai petualangan bersama. Setiap saya mengendarai Morris Minor dijalan, selalu saja ada senyum di wajah orang-orang," kata MacKay seperti detikOto kutip dari Daily Mail.
Namun karena usianya sudah mencapai 72 tahun itu tidak akan menjual mobil tersebut keorang lain, tapi akan menyumbangkannya ke museum.
"Perjalanan terbesar saja adalah perjalanan 1.200 mil (1.931 km) dari John O' Groats ke Land End. Itu adalah perjalanan yang butuh waktu total 12 hari, setelah itu badan saya pegal-pegal dan harus mandi air panas," katanya.
Mobil ini memiliki empat tempat duduk dengan dorongan mesin 847 cc yang bisa meminum bensin tanpa timbal tapi belum memiliki suspensi modern.
"Ketika saya menemukan mobil ini, dia sudah di gudang selama bertahun-tahun dan anak-anak setempat menggunakannya sebagai mainan. Karat sangat mengerikan. Sayap depan hancur, lampu depan hancur, dan instrumen semua rusak," ceritanya.
Karena itulah, dia langsung melakukan restorasi bertahun-tahun. Karena kondisi itu pula yang membuat pemiliknya rela menjual dengan harga hanya 270 pounds.
Setelah selesai di restorasi, MacKay lalu melacak siapa pemilik pertama mobil itu dan akhirnya menemukan pemiliknya di tahun 1983 bernama Elizabeth Fraser. Seorang mantan guru berumur 94 tahun ketika itu.
Dia lalu menunjukkan mobil hasil restorasinya tersebut dan Fraser sangat senang karena ini adalah mobil lamanya yang dia gunakan selama 10 tahun.
"Miss Fraser membeli mobil di Inverness pada tahun 1928, namun dia menemukan jalan pada saat itu terlalu berbahaya untuk mengemudi. Dia hanya digunakan untuk pergi ke gereja pada hari Minggu, jadi itu sebagian besar di garasi selama sepuluh tahun pertama hidupnya," kata MacKay
"Setelah saya meninggal saya akan menyumbangkan ke museum. Saya berharap ini akan membawa sukacita bagi kehidupan orang lain suatu hari nanti," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar