GM, dilansir USA Today ingin menghindar menjadi bagian dari kampanye retoris kandidat presiden. Jadi mereka memutuskan untuk melarang kunjungan keduanya setidaknya sampai hari pemilihan pada 6 November nanti meski, pemerintah AS saat ini masih menjadi pemegang saham terbesar GM.
"Kami ingin mengerahkan semua energi kami dalam menjual mobil-mobil dan truk kami," begitu alasan Wakil Presiden GM Bob Ferguson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GM sempat terjebak dalam kebangkrutan di 2009. Sebagai dampaknya Departemen Keuangan AS memberikan dana talangan senilai US$ 49,5 miliar untuk menyelamatkan GM. Dana talangan itu sudah dikembalikan GM senilai US$ 23 miliar, jadi pemerintah AS mmasih memiliki saham GM 32%.
Obama pun mengambil keuntungan dari GM, dia mengatakan pada Februari bahwa industri otomotif telah menambahkan 200.000 pekerjaan sejak 2009. Namun saingannya Romney mengatakan bailout itu membuat para pembayar pajak rugi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?