Mobil Balap UGM Pamitan Berangkat ke Jepang

Mobil Balap UGM Pamitan Berangkat ke Jepang

- detikOto
Jumat, 24 Agu 2012 17:25 WIB
Mobil Balap UGM Pamitan Berangkat ke Jepang
Yogyakarta - Tim Mobil Formula Mahasiswa Bimasakti dari Unversitas Gadjah Mada (UGM) pamitan untuk mengikuti "The 10th Student Formula SAE Competition of Japan 2012".

Acara launching sekaligus pelepasaan itu dilakukan Kantor Pusat Fakultas Teknik (KPFT) UGM di Jl Grafika, Yogyakarta, Jumat (24/8/2012). Tim Bimasakti UGM dilepas langsung oleh Rektor UGM Prof Dr Pratikno bersama Dekan FT, Prof Dr Ir Tumiran.

Mobil dengan warna dominan hitam dengan semburat merah dan putih bermesin Honda CBR600RR. Tim Bimasakti juga mendapat nomor urut dari Japan Society of Automotivie Engineers selaku penyelenggara kompetisi dengan nomor 67.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nomor 67 ini pas dan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-67. Nomor ini yang memberikan panitia dari Jepang. Kita berharap bisa menang," ungkap Dekan FT UGM, Prof Dr Ir Tumiran saat acara pelepasan Tim Bimasakti.

Total jumlah peserta yang diikuti 76 kontestan dari berbagai negara. Beberapa negara yang ikut kompetisi diantaranya Jepang, China, India, Mesir, Thailanda dan Indonesia. Mereka akan berlomba pada tanggal 3-7 Sepetmber 2012 di ECOPA (Ogasayama Sport Park, Shizuoka World Cup Stadium), Aino City.

"76 kontestan itu akan mengikuti beberapa kategori lomba yang mencakup static dan dynamic event," kata Ketua Tim Bimasaksi Akmal irfan Majid.

Menurut Akmal setelah tim dinyatakan lolos tahap seleksi awal, tim Bimasakti kemudian mulai melakukan pengujian di lapangan hingga beberapa kali. Test drive dilakukan untuk mengukur kemampuan mobil.

"Saat ini tinggal maju lomba, persiapan matang terus dilakukan. Saat ini tinggal keberangkatan dan pengiriman kendaraan. Kita berharap bisa optimal dalam lomba nanti," katanya.

Dia menambahkan dalam kompetisi iu JSAE mensyaratkan technical inspection yang ketat seperti kesesuaian regulasi, uji pengereman, uji batas suara (noise), uji kemiringan dan kebocoran cairan dan berat kendaraan. Ini semua sebagai syarat keamanan dalam memasuki fase dynamic event.

Pada kategori ini akan mempertandingkan akselerasi (uji kecepatan mobil dalam jarak 75 meter trek lurus. skidpad (uji kemampuan cornering dalam linkaran menyerupai angka 8), autocross (uji kemampuan dalam melewati 1 lap dengan trk lurus dan slalom), endurance dan fuel ecomony (uji ketahanan dalam 22 lap serta konsumsi bahan bakar).

"Untuk static event meliputi uji desain, cost event dan overall presentation. Tim kami yang beranggotakan 16 mahasiswa sudah siap semuanya," pungkas Akmal.


(bgs/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads