Meski sedan premium Mark X ikut dijual menjadi armada taksi, diyakini tidak akan berpengaruh pada image Mark X.
"Kalau saya sih tidak menutup diri, tapi kembali kepada taksi itu sendiri sanggup atau tidak," kata CEO Auto2000 Jodjana Jody.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena sekarang bukan hal tabu, lihat saja Mercy, Alphard, dan lain-lain juga telah menjadi taksi. Jadi ini tidak akan memperburuk citra kendaraan tersebut," katanya.
"Bahkan dengan memilih kendaraan premium sebagai kendaraan taksi. Nanti pemain taksi itu akan tahu, pelayanan yang baik dan mobil yang baik tahan banting. Akan menjadi kelebihan sendiri," tambahnya.
Menyinggung mengenai Limo, Limo tetap memegang peranan penting untuk menjadi armada taksi. Tetapi produksinya kini tengah terbatas. Tahun ini saja Auto2000 menerima pesanan mencapai 15 ribu, tapi baru 9.000 yang dikirim.
"Permasalahannya itu di Thailand dan Indonesia penjualannya itu bagus. Vios di thailand saja indent 4 bulan. Dan ini yang membuat tersendat pengiriman untuk taksi," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok