Masih Mahal, Honda Tahan Jazz Hybrid

Masih Mahal, Honda Tahan Jazz Hybrid

Muhammad Ikhsan - detikOto
Jumat, 03 Agu 2012 18:20 WIB
Masih Mahal, Honda Tahan Jazz Hybrid
Honda Jazz hybrid
Jakarta - Honda di Thailand baru saja melahirkan Honda Jazz hybrid, sementara Malaysia sudah memulai pembangunan pabriknya. Sayangnya, PT Honda Prospect Motor (HPM) belum bisa memasarkan Jazz hybrid di Indonesia.

Hal itu ditegaskan oleh Corporate Communication Manager PT HPM, Yosep Swasono Agus di Jakarta.

"Belum bisa (masuk Indonesia). Ini menyangkut berbagai macam hal. Mulai dari harga. Mobil hybrid akan sangat mahal ketika masuk Indonesia," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu contoh menurutnya adalah model hybrid Toyota Prius hybrid. Prius seperti yang dijelaskan Yosep sebenarnya adalah mobil murah di Jepang, namun begitu masuk Indonesia harganya melambung dua kali lipat mencapai Rp 600 juta lebih.

"Seharusnya Prius tidak mahal segitu. Ini aturan pemerintahnya salah. Mungkin bisa masuk jika dapat insentif, dan harga jadi lebih murah. Masyarakat pun terjangkau," tandasnya.

Honda pun belum bisa memprediksi kapan Jazz hybrid memperkuat line up Honda di Indonesia. "Enggak bisa dipastikan kapan," tutup Yosep.

Jazz hybrid disokong mesin 1.300 cc yang mampu memproduksi tenaga 88 Hp. Sementara motor listriknya, jika dikonversikan ke horse power sanggup melontarkan tenaga 14 hp. Honda mengklaim konsumsi bahan bakar Jazz hybrid mencapai 21,3 km per liter atau 4,7 liter setiap menempuh jarak 100 km.

Honda mengklaim kadar emisi gas buang hanya 110 gram/km. Honda Jazz hybrid dilengkapi dengan dual SRS airbag, ABS (anti-lock Brake System) dan EBD (Electronic Brake Distribution).



(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads