Hal itu ditegaskan oleh Corporate Communication Manager PT HPM, Yosep Swasono Agus di Jakarta.
"Belum bisa (masuk Indonesia). Ini menyangkut berbagai macam hal. Mulai dari harga. Mobil hybrid akan sangat mahal ketika masuk Indonesia," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya Prius tidak mahal segitu. Ini aturan pemerintahnya salah. Mungkin bisa masuk jika dapat insentif, dan harga jadi lebih murah. Masyarakat pun terjangkau," tandasnya.
Honda pun belum bisa memprediksi kapan Jazz hybrid memperkuat line up Honda di Indonesia. "Enggak bisa dipastikan kapan," tutup Yosep.
Jazz hybrid disokong mesin 1.300 cc yang mampu memproduksi tenaga 88 Hp. Sementara motor listriknya, jika dikonversikan ke horse power sanggup melontarkan tenaga 14 hp. Honda mengklaim konsumsi bahan bakar Jazz hybrid mencapai 21,3 km per liter atau 4,7 liter setiap menempuh jarak 100 km.
Honda mengklaim kadar emisi gas buang hanya 110 gram/km. Honda Jazz hybrid dilengkapi dengan dual SRS airbag, ABS (anti-lock Brake System) dan EBD (Electronic Brake Distribution).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi