Toyota Motor Corp menjelaskan kalau total ada 878.000 kendaraan yang mereka tarik karena cacat pada suspensi belakang. Karena masalah pada suspensi belakang ini, pengendara bisa saja kehilangan kontrol mereka.
Bila dijabarkan, ada 760.000 Toyota RAV4 model tahun 2006-2011 yang ditarik dan 18.000 Lexus HS 250h model tahun 2010. Di Kanada, ada 100.000 kendaraan yang ditarik dengan 99.000 unit diantaranya adalah RAV4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota mengatakan pada Badan Keselamatan Jalan dan Lalu Lintas Amerika atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) kalau masalah ini bukanlah cacat manufaktur, melainkan hasil settingan yang tidak tepat yang dilakukan teknisi di bengkel.
Namun Toyota mengakui kalau mereka sudah menerima laporan terkait masalah di suspensi belakang ini sejak tahun 2008 silam tapi tidak mendeteksi adanya masalah.
"Toyota telah menyimpulkan bahwa masalah ini disebabkan oleh pengetatan yang tidak tepat pada mur pengunci selama penyesuaian roda belakang di bengkel," kata Toyota kepada NHTSA seperti dikutip Detroit News.
"Namun, Toyota memutuskan untuk melakukan kampanye penarikan kembali secara sukarela untuk memastikan pengetatan yang tepat," tambah mereka.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan