Brio bukan lah line up kendaraan low cost and green car (LCGC) yang dicanangkan pemerintah.
"Bukan LCGC. Karena peraturannya belum ada," kata Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menandakan masuknya Honda pada mobil harga terjangkau," cetus Jonfis.
Honda Brio diperkuat mesin 1.300 cc SOHC i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga 100 Ps pada 6.000 RPM dan torsi 13 kg.m (atau sekitar 126 Nm) pada putaran mesin 4.800 RPM.
Sementara itu ketika disinggung akankah Honda terjun ke permainan kendaraan LCGC. Honda dengan bakal ikut jika aturan dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.
"Regulasi belum disahkan secara resmi. Honda masih melihat bagaimana nantinya. Saya masih lihat perkembangan," pungkas Large Project Leader Brio, Takahiro Higuchi.
Takahiro, belum bisa memprediksi kapan Honda mengembangkan spesifikasi kendaraan yang direncanakan pemerintah.
Apakah bakal mengembangkan kendaraan LCGC dari Brio?
Menanggapi pertanyaan ini, Takahiro tidak bisa mengungkapkan lebih jauh. Segala sesuatunya masih menunggu aturan main dari pemerintah Indonesia.
"Belum bisa kita sebutkan," tutup Takahiro.
Si kecil dari Honda tersebut dijual mulai Rp 149 juta sampai Rp 170 juta.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB