Banyak orang di Indonesia hanya mempertahankan mobil yang mereka beli selama 5 tahun sebelum akhirnya menggantinya dengan yang baru, tapi di Amerika, masyarakat memilih untuk mempertahankan mobilnya lebih lama.
Dalam survei yang dilakukan oleh AutoMD terungkap kalau 78 persen dari responden yang juga pemilik mobil kini lebih memilih mempertahankan mobil mereka hingga lebih dari 10 tahun.
Hal itu tentu mengagetkan, terlebih survei yang dilakukan secara online ini melibatkan lebih dari 4.000 responden.
"Yang paling menarik adalah bahwa kepemilikan yang lama telah menjadi kebiasaan yang tertanam di pemilik mobil, terlepas dari urusan ekonomi," kata wakil presiden AutoMD Brian Hafer seperti detikOto kutip dari USA Today.
Dengan mempertahankan mobil dalam jangka waktu yang lebih lama, para pengendara pun terlihat lebih memperhatikan kondisi mobil mereka terlepas dari masalah standar emisi yang makin hari makin diketatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun pengendara yang mempertahankan mobilnya selama 6-7 tahun hanya memiliki persentase sebanyak 4 persen dan pengendara yang cepat bosan dengan mengganti kendaraannya antara 3-5 tahun hanya memiliki persentase 3 persen saja.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB