Pabrik Rusuh, Suzuki Rugi Besar

Pabrik Rusuh, Suzuki Rugi Besar

- detikOto
Selasa, 24 Jul 2012 09:42 WIB
Pabrik Rusuh, Suzuki Rugi Besar
New Delhi - Pabrik mobil Suzuki di India dilanda kerusuhan yang membuatnya harus ditutup selama beberapa minggu. Suzuki pun dikabarkan harus menanggung kerugian hingga US$ 15 juta atau sekitar Rp 141,6 miliar per hari. Tidak hanya itu, rencana peluncuran Alto generasi baru pun terpaksa harus ditunda.

Dilansir media-media India, Maruti Suzuki yang menjadi produsen mobil Suzuki di India harus menutup pabrik mereka di Manesar untuk beberapa minggu setelah kerusuhan yang mengakibatkan 1 orang pejabat mereka tewas dan puluhan karyawan luka-luka. 90 karyawa dan buruh pun diperiksa.

Kerusuhan yang bermula dari penegakan disiplin karyawan itu mengakibatkan jalur perakitan pabrik rusak yang membuat pasokan untuk Swift dan sedan Swift Dzire serta SX4 dan mobil kecil A-Star jadi terkendala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis memperkirakan produksi kemungkinan akan dihentikan setidaknya untuk waktu dua minggu, mempertimbangkan ketegangan antara karyawan dan manajemen, dan juga tingkat keparahan kerusakan.

"Bagian dari area manufaktur dibakar, seluruh bangunan dibakar, dan orang-orang yang menjalankan pabrik terluka dan dirawat di rumah sakit, sehingga akan mengambil sedikit waktu," kata pejabat Maruti.

Lebih dari itu, rencana Suzuki untuk meluncurkan generasi baru dari mobil terlaris mereka di India, Alto 800 pun kemungkinan besar akan tertunda.

Padahal kelahiran mobil ini sudah lama digadang-gadang. Foto anyar mobil ini pun sudah bocor dengan menampilkan tampang Alto 800 yang segar dengan desain facia anyar yang meliputi grille depan dan lampu utama yang berdesain baru serta lubang udara yang cukup besar.

Siluet mobil ini tampak mirip dengan saudaranya, A-Star. Pun ketika kita melihat bagian buritan mobil ini yang juga kelihatannya terinspirasi dari desain A-Star.

Namun di bagian dalam, Suzuki sudah merombak kabin Alto 800 dengan ruang yang lebih lapang. Desain dashboard juga sudah dirubah.

Mesin 3 silinder berapasitas 800 cc yang digendongnya pun dipercaya tidak hanya akan menawarka efisiensi bahan bakar yang lebih baik, tapi juga akan memberikan performa yang lebih mumpuni dari Alto yang ada sekarang.

Alto sendiri di India telah menjadi tambang uang Suzuki selama bertahun-tahun dan diperkirakan telah terjual hingga 300.000 mobil.

Hal itu disebabkan selain karena efisiensi mesin dan desainnya yang kompak, terutama juga karena harganya yang memang terbilang murah disana.

Maruti Suzuki sebenarnya diharapkan untuk mulai uji coba produksi Alto 800 di fasilitas Gurgaon pada pekan depan, tapi akhirnya ditunda sampai produksi kembali dimulai di Manesar.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads