Hal tersebut disampaikan CEO Audi Rupert Stadler dalam sebuah wawancara yang dikutip Reuters, Minggu (8/7/2012).
"2020 paling telat, ini bukan hanya menyusul BMW esok hari atau sesudahnya, tetapi untuk mempertahankannya," ujar Stadler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modal untuk mencapai hal itu sepertinya mulai terlihat pada angka-angka penjualan paruh pertama di tahun ini. Meski baru akan diumumkan pada akhir Juli nanti, Stadler menuturkan angkanya cukup bagus meski ada krisis ekonomi di Eropa.
"Namun kami juga merasa, jalanan makin berguncang," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans