Dilansir China Daily, langkah yang dilakukan Guangzhou tersebut dilakukan untuk memangkas jumlah mobil baru yang terus bertambah dengan massif di jalanan kota mereka dan tentu sedikit menghalau kemacetan dan polusi yang berpotensi timbul.
Pemerintah kota tersebut mengumumkan bahwa mereka hanya akan mengeluarkan 120.000 pelat nomor dalam jangka waktu setahun kedepan. Itu artinya, tiap bulan hanya akan ada 10.000 pelat nomor yang mereka keluarkan.
Dan sesaat setelah pengumuman di Sabtu lalu, pada akhir pekan warga langsung berbondong-bondong ke diler mobil untuk membeli kendaraan sebelum sistem kuota pelat nomor dilakukan.
Kemacetan lalu lintas di Guangzhou beberapa tahun terakhir memang semakin memburuk. Pada jam-jam sibuk, kecepatan rata-rata kendaraan hanyalah 20 km/jam dan diperkirakan akan menjadi lebih lambat lagi bila tidak ditanggulangi, begitu pula dengan polusi udara.
Kecepatan kendaraan di Guangzhou ini sedikit banyak sama dengan Jakarta, hanya saja pemerintah Jakarta belum mengambil tindakan terkait kemacetan dan langkah pembatasan kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau