Dilansir Reuters, keputusan untuk menutup pabrik Santa Rosa Filipina diambil sebagai upaya Ford mengurangi biaya.
Mobil-mobil untuk Filipina akan diambil dari negara-negara lain terutama dari Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik yang sudah dibuka sejak 1998 tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak 36.000 dengan sekitar 250 karyawan. Ford akan memindahkan karyawan mereka ke wilayah lain.
Mobil yang diproduksi di sini dikirim ke pasar Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Indonesia dan Malaysia. Meski menutup pabrik, diler-diler tetap akan dibangun. Ford berencana menggandakan jumlahnya pada 2015.
Bagaimana nasib Escape di Indonesia, sayang Managing Director PT Ford Motor Indonesia Bagus Susanto sampai berita ini diturunkan belum membalas pesan detikOto.
Padahal Escape yang berada di Indonesia merupakan hasil produksi di Thailand.
(ddn/ddn)










































