"Mungkin 3 minggu lagi saya sudah mulai menggunakan mobil listrik yang sekelas Avanza," ungkap Dahlan kepada wartawan di Cileungsi, Bogor, Selasa (12/6/2012).
Program mobil listrik nasional memang telah menemui titik terang untuk diproduksi massal. Dahlan pada kesempatan yang sama telah menggandeng perusahaan accu untuk memproduksi baterai dalam menyokong komponen mobil listriknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cek, ada pabrik accu yang 100 persen milik Indonesia. Nipress ini 100 persen Indonesia yang sudah go public selama 25 tahun,yang produksi baterainya sudah mencapai 2 juta per tahun," ungkap Dahlan.
(zlf/syu)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif