Nissan: Mobil Hybrid Mahal

Updated

Nissan: Mobil Hybrid Mahal

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 09 Jun 2012 16:57 WIB
Nissan: Mobil Hybrid Mahal
Jakarta -

Pemerintah berencana untuk mengembangkan kendaraan mobil ramah lingkungan seperti hybrid dan listrik di aspal Indonesia. Hal ini mengundang kritik dari pengamat otomotif di tanah air, bahkan tidak sedikit dari beberapa pengamat mengatakan mobil listrik atau hybrid itu jauh lebih mahal dan tidak efisien.

Dan kini bos Nissan pun ikut-ikutan mengatakan bahwa kendaraan hybrid, merupakan kendaraan yang mahal.

Meski dirinya mengakui akan siap menghadirkan mobil hybrid atau listrik, jika pecinta hybrid sudah mulai tumbuh di tanah air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak percaya mobil hybrid itu mobil murah, karena dari jumlahnya saja sudah menggunakan dua mesin. Jadi harganya pasti lebih mahal dari model konvensional," ujar Chief Operationg Officer Nissan (Jepang) Toshiyuki Shiga, di Jakarta di sela-sela peluncuran Nissan Evalia.

Namun lelaki yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini juga mengatakan, ikut mendukung rencana pemerintah untuk bisa melahirkan mobil ramah lingkungan dan hemat bahan bakar.

"Akan tetap hybrid bukanlah jawaban satu-satunya untuk menjadi kendaraan ramah lingkungan,"kata Shiga.

"Kami di Nissan sudah punya semua teknologi ramah lingkungan, mulai dari hybrid, diesel, mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang lebih ramah lingkungan, sampai mobil listrik. Intinya menyediakan teknologi yang benar-benar bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar minyak," tambah Shiga

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads