Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi menjelaskan tidak seluruh komponen mobil listrik buatan PT SAP adalah racikan industri otomotif lokal.
"Komponen ada beberapa lokal dan luar. Namanya juga awal produksi seperti merek lain awalnya begitu juga. Komponen ada dari Amerika, komponen dari Korea, dan China," tutur Dasep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang Dasep tidak bisa merinci komponen mana saja yang diproduksi di dalam negeri. Namun ia menyakini mobil listrik nasional bakal rampung dalam waktu 1 tahun. Dengan begitu, Dasep mengakui mobil tersebut dengan segera memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Mudah-mudah cepat selesai. Kita sedang uji coba internal, dan dalam waktu dekat akan selesai dan segera diproduksi massal," kicau Dasep.
Lalu berapa harga per unit mobil listrik nasional? Untuk hal ini Dasep enggan berkomentar dengan alasan proses perampungan belum finish. Jika tidak pada waktunya, Dasep akan segera melansir harga resmi mobil listrik tersebut.
"Kalau harga belum final. Masih banyak pembenahan, tunggu," tegas Dasep.
(ikh/syu)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih