CEO PT Astra International-Isuzu Sales Operation Supranoto Tirtodiprodjo mengatakan kalau sampai saat ini Panther diposisikan Isuzu untuk menjadi mobil pilihan bagi operasional perusahaan dan para pengusaha.
Dengan begitu, tampilan Isuzu Panther bukan jadi hal yang utama diperhatikan karena yang terpenting adalah keiritan, ketahanan dan fungsionalitasnya.
"Sampai saat ini, Panther positioningnya kendaraan perusahaan, kendaraan usaha. Tanpa perlu modifikasi masih dipakai karena ekonomis, spare part mudah, efisien," jelasnya, di Pondok Ungu, Bekasi, Kamis (7/6/2012).
"Kebanyakan konsumen kami pakai Panther sampai 10 tahun, karena itu depresiasinya rendah. Kalau kita rubah tampilan (facelift) itu butuh investasi besar yang akan berpengaruh ke harga. Padahal para pembeli Panther yang mengincar fungsi dari Panther masih lebih besar dibanding yang memperhatikan model," jelasnya lagi.
Isuzu Panther sendiri saat ini sudah memiliki 4 generasi sejak kelahiran generasi pertama di tahun 1991 sampai tahun 1996 yang memiliki kode produksi TBR-52.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panther saat ini masih mengusung mesin berkode 4JA1 yang memiliki kapasitas 2.500 cc.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kemungkinan Isuzu MU-7 untuk menggantikan peran Isuzu Panther seperti yang diisukan sejak beberapa tahun lalu, Supranoto dengan tegas menampiknya.
"MU-7 tidak ada rencana dijual di Indonesia. Kita memang bawa, tapi hanya untuk kami distribusikan ke diler dan menjadi kendaraan operasional kami," tuntasnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan