Pabrik mobil itu sebenarnya sudah akan ditutup sejak 2008 lalu, namun tingginya permintaan Chevrolet Impala membuat penutupan itu harus mundur sampai Juni 2013. Demikian diungkapkan juru bicara GM kepada AFP.
Ia menambahkan, dua pertiga dari seluruh total karyawan di tempat tersebut yang mencapai 10.000 orang akan dirumahkan mulai tahun depan. Ketua Serikat Buruh Otomotif Kanada, Ken Lewenza, mengutuk rencana itu sebagai keputusan dengan pikiran sempit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini juga merupakan pengkhianatan terhadap pekerjaan dan loyalitas karyawan anggota kami yang sudah berhasil mempertahankan GM tetap beroperasi di tahun 2008-2009, saat perusahaan sedang di ambang kebangkrutan."
Juru bicara GM Adria MacKenzie menanggapi kabar tersebut dengan santai. Menurutnya, tidak perlu tergesa-gesa mengambil keputusan karena pada saatnya nanti memang sudah banyak karyawan yang akan masuk ke masa pensiun.
(ang/syu)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India